Tuesday, November 21, 2006

sudah lamaaa sekali aku mencoba berjalan, melangkah. mencoba untuk maju. dan seminggu terakhir ini aku kembali ingat padanya. bukan berarti aku pernah lupa padanya. dia selalu ada dalam pikiranku. rasanya susah lepas... :(

aku cerita pada teman-teman kuliahku kalo aku pernah sangat berharap agar dia menghubungi aku. dan harapanku seperti terkabul. 2 kali pertemuan aku buka YM, dia ada disana. menyapa aku terlebih dahulu. aku senang sekali. tapi tetap sangat sedih.
satu sisi aku ingin kembali ke masa-masa itu, tapi di sisi lain aku takut kembali sakit hati. aku masih sangat sayang padanya. aku masih sangat peduli padanya. sulit sekali bagi aku untuk bisa melupakannya...

apa dia masih peduli padaku pada saat dia memutuskan untuk menghubungi aku di YM?? atau dia hanya tidak punya kerjaan lain?? apakah aku hanya seperti angin lalu buat dia?? apakah aku tidak ada artinya buatnya?? apakah aku akan selalu menjadi bouncer buatnya??

aku ingin lebih dari itu. aku ingin dia sayang padaku. aku ingin dia bilang sama aku kalo dia menyayangi aku. aku ingin dia bilang kalo aku bukan hanya sekedar kesenangan sementara baginya. aku ingin dia bilang itu daddy!

aku sangat sayang padanya...
berkali-kali aku bilang padaMu, dad. dan akan ku ulang lagi.
aku mau dia. kalo bukan dia. berikan yang lebiiiiiiiiiiih baik, jauh lebih baik darinya. dan berikan damai sejahteraMu yang luar biasa bagiku.

aku sangat butuh itu...
so Help me God!

Tuesday, November 07, 2006

hari ini gue sebenernya sudah memutuskan untuk tidak chatting. gue ceritanya mo fokus bersenang-senang. tapi terus gue harus buka YM karena ninuk ingin menunjukkan sesuatu pada kita di YM-nya. akhirnya gue buka juga. dan... gue membiarkannya terbuka. toh, gue pikir gak akan ada dia. dia kan gak pernah buka YM-nya. hehehehe.

ternyata gue salah. waktu gue sedang asik-asiknya main dynomite, gue melihatnya menegur gue di YM. di YM. di tempat yang gak gue sangka-sangka. secara gue gak punya account dia di situ.
pekilav: hi
pekilav: how arre you?

jantung gue langsung berdetak sangat kencang. badan gue gemetar dan tangan gue sangat dingin. seketika itu juga gue berhenti main game. benar-benar tidak menyangka hal ini.

semingguan ini yang ada di otak gue cuma bagaimana caranya gue bisa melupakannya. gue punya satu niat. untuk menelepon dia di hari ulang tahunnya nanti. dan setelah itu tidak ingin mengganggunya lagi. karena yang gue tau dan gue selalu tanamkan di otak gue adalah gue harus melupakannya. karena dia sudah tidak ingin ada hubungan apa-apa dengan gue!
walaupun pernyataan itu membuat gue sedih, sangat sedih bahkan, gue harus menanamkannya. benar-benar sedih...

gue gak tau Tuhan mau bikin apa sama hidup gue. yang gue tahu dia akan kasih gue yang terbaik dan tepat pada waktunya.
dan seperti biasa cuma satu hal yang selalu gue minta di setiap doa gue. yaitu dia... cuma dia! gue cuma tau kalo memang Tuhan gak kasih dia buat gue, dia akan berikan gue damai sejahtera yang luaaaaaaaar biasa. karena cuma itu yang gue minta.

walaupun keinginan untuk berharap itu sangat besar saat ini. yah! saat ini. gue gak berani berharap. gue bahkan gak berani curhat sama siapapun. gue sangat takut kecewa. sudah cukup rasanya gue mencoba untuk menyembuhkan luka hati yang sangat dalam yang ditinggalkannya. gue gak mau membukanya lagi. gak mau berdarah lagi karena akan sangat sulit buat gue untuk menyembuhkannya. sekarang aja gue belum sembuh. :(

tapi gue masih sangat sayang padanya... gue masih sangat peduli padanya.

tolong aku Tuhan. kalo ini yang Tuhan mau, Tuhan buat dia yang mendekat sama gue...
so HELP ME GOD!
aku tahu kalo gak ada yang kebetulan di hidup ini. setiap detiknya sudah Tuhan atur.
dan... tidak ada yang mustahil juga buat Engkau.
aku tau itu!